Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja

Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja

Mengenal rumus excel, beberapa orang mungkin tidak asing dengan software Microsoft Excel. Excel adalah aplikasi dasar spreadsheet yang paling banyak digunakan oleh setiap orang.  Fungsi utama Excel adalah untuk melakukan perhitungan, sehingga banyak pengguna (termasuk pelajar dan pekerja kantoran) menggunakan aplikasi ini. Hampir semua pekerjaan di bidang akuntansi dan keuangan, industri, statistik dan penelitian, dan banyak bidang lainnya menggunakan perangkat lunak ini.

Meskipun munculnya banyak perangkat lunak spreadsheet lainnya, Excel tetap menjadi perangkat lunak spreadsheet standar dalam dunia kerja. Setiap pengolahan data pada aplikasi Microsoft Excel menggunakan rumus, terutama rumus untuk menyelesaikan masalah logika. Dalam dunia kerja, kemampuan menggunakan rumus Excel dibutuhkan untuk mempercepat proses pengolahan data perusahaan. Pada artikel ini, DQLab akan membahas apa saja rumus yang sering digunakan dalam dunia kerja. Simak pembahasan berikut ini!

1. Rumus Formula Dasar: Sum, Average, Min, Max, Count

Fungsi rumus Sum, Average, Min, Max, dan Count pada Excel merupakan rumus dasar yang tersedia dalam tombol perintah Autosum pada tab Formula di Ribbon. Berikut fungsi dan kegunaan rumus-rumus tersebut.

Rumus Excel

Kegunaan

SUM

Rumus untuk menjumlahkan data-data/total data

=SUM(cell pertama : cell terakhir)

AVERAGE

Rumus untuk menghitung nilai rata-rata (mean)

=Average(cell pertama : cell terakhir)

MAX

Rumus untuk menampilkan nilai data terbesar

=MAX(cell pertama : cell terakhir)

MIN

Rumus untuk menampilkan nilai data terkecil

=MIN(cell pertama : cell terakhir)

COUNT

Rumus untuk menghitung banyaknya sel pada range

=COUNT(cell pertama : cell terakhir)


 2. Rumus Formula Logic: IF

Fungsi IF merupakan salah satu fungsi Excel, termasuk dalam kategori logika yang digunakan untuk memeriksa dan menguji kondisi tertentu dalam rumus Excel. Jika kondisi terpenuhi maka fungsi akan mengambil nilai yang telah ditentukan, begitu pula sebaliknya. Dengan kata lain, fungsi IF disebut sebagai fungsi bersyarat. Fungsi ini melakukan evaluasi uji logika, lalu mengembalikan nilai benar atau salah.

Saat menguji logika fungsi IF, biasanya berisi operator perbandingan excel, seperti sama dengan (=), lebih besar dari (>), kurang dari (<), lebih besar dari atau sama dengan (>=), kurang dari atau sama dengan (<=). Dan operator kalkulasi , seperti penjumlahan (+), pengurangan (-), pembagian (/) dan perkalian (*).

3.  Rumus Lookup & Reference: Vlookup & Hlookup

Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP pada Excel akan membaca tabel referensi di mana dua atau lebih tabel memiliki data yang terhubung satu sama lain. Fungsi VLOOKUP digunakan untuk menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam format vertikal. Bentuk penulisan fungsinya =VLOOKUP(Nilai atau data data yang ingin Anda temukan; rentang cell yang ingin ditemukan nilainya; nomor kolom yang akan mengembalikan nilai yang cocok;FALSE/TRUE). Sedangkan fungsi HLOOKUP digunakan untuk menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam format horizontal. Bentuk penulisan fungsinya =HLOOKUP(lookup_value, tabel_array, row_index_num, [range_lookup]).

Tugas di WPS Office


Cara membuat :





Klik Tombol Save untuk menyimpan

Sumber :

https://www.dqlab.id/mulai-belajar-rumus-excel-bersama-dqlab


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rangkuman Materi Seni Budaya Kelas 9 Bab 1 Seni Lukis

MENGENAL MICROSOFT EXCEL, FUNGSI DAN RUMUS YANG SERING DIGUNAKAN

Materi Seni Budaya Kelas 7 Bab 3 Menyanyi dengan Satu Suara dan Bab 4 Memainkan Alat Musik Sederhana